HUBUNGAN SUMBER INFORMASI, JENIS KELAMIN DAN POLA ASUH TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PENYAKIT HIV/AIDS

Authors

  • Lia Natalia Universitas YPIB Majalengka
  • Lina Siti Nuryawati YPIB Majalengka
  • Futri Siti Nurjanah YPIB Majalengka

DOI:

https://doi.org/10.38165/jk.v17i01.483

Keywords:

adolescents, HIV/AIDS, knowledge, parenting, remaja, pengetahuan, pola asuh

Abstract

Adolescents are a vulnerable age group for HIV/AIDS transmission due to their dynamic emotional, social, and sexual developmental phases. A lack of knowledge about HIV/AIDS increases the risk of engaging in unsafe behaviors, such as unprotected sex or drug use. Adolescents’ understanding of HIV/AIDS is influenced by individual characteristics such as gender, parenting style, and sources of information. A preliminary study involving five students at SMK KORPRI Majalengka revealed that three of the students did not understand how HIV/AIDS is prevented and transmitted. On average, they had a limited understanding of HIV/AIDS. This study aims to determine the relationship between individual characteristics, including sources of information, gender, and parenting style and the level of adolescents' knowledge about HIV/AIDS. This study used a correlational analytical design with a cross-sectional approach. The study population was 872, with a sample of 90 students drawn using a random sampling technique. Data collection was conducted through a proportionate stratified random sampling questionnaire and analyzed using the Chi- Square test at a significance level of p- < 0,05. A small percentage (16,7%) of respondents were not exposed to information, were male (63,3%), had an authoritarian parenting style (52,2%) and had low knowledge (17,8%). Statistical analysis showed a significant relationship between sources (0,001), gender (0,001) and parenting style (0,001) and adolescents’ level of knowledge about HIV/AIDS (p < 0.05). Adolescents are advised to actively seek accurate information from trusted sources. The Majalengka Community Health Center and the school SMK Majalengka can collaborate on HIV/ AIDS education through media and outreach to continuously improve adolescents’ knowledge

 

Abstrak:

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap penularan HIV/AIDS karena berada dalam fase perkembangan psikologis, sosial, dan seksual yang dinamis. Kurangnya pengetahuan mengenai HIV/AIDS dapat meningkatkan risiko perilaku berisiko, seperti hubungan seksual tanpa perlindungan dan penggunaan narkoba suntik. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang melibatkan 5 orang siswa mengungkapkan bahwa dari 3 siswa tidak memahami tentang cara pencegahan dan penularan penyakit HIV/ AIDS. Rata- rata dari mereka itu kurang memahami pengetahuan tentang HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik individu, yaitu sumber informasi, jenis kelamin, dan pola asuh orang tua, dengan tingkat pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS. Metode penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 872 dengan sampel 90 siswa yang diambil menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan metode pengambilan sampelnya dengan proportionate stratified random sampling dan dianalisis menggunakan uji Chi-square pada tingkat signifikan p < 0,05. Hasil penelitian didapatkan Sebagian kecil (16,7%) responden tidak terpapar informasi, jenis kelamin laki laki (63,3%), pola asuh otoriter (52,2%) dan Tingkat pengetahuan kurang (17,8%). Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara sumber informasi (0,001), jenis kelamin (0,001) dan pola asuh orang tua (0,001) dengan tingkat pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS (p < 0,05). Kesimpulan Remaja disarankan untuk aktif mencari informasi yang akurat dari sumber terpercaya Serta Puskesmas dan SMK Majalengka dapat bekerja sama dalam edukasi HIV/ AIDS melalui media dan penyuluhan guna meningkatkan pengetahuan remaja secara berkelanjutan.

Author Biographies

Lia Natalia, Universitas YPIB Majalengka

D3 Kebidanan

Lina Siti Nuryawati, YPIB Majalengka

Program Studi Sarjana Kebidanan

Futri Siti Nurjanah, YPIB Majalengka

Program Studi Sarjana Kebidanan

References

Azwar, S. (2018). Metode penelitian psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Departemen Kesehatan Republik ndonesia. (2021). Pedoman nasional penanggulangan HIV/AIDS. Jakarta: Depkes RI.

Budianto, H., Lestari, F., & Prasetyo, A. (2024). Pengaruh karakteristik ndividu terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS. Jurnal lmu Kesehatan Masyarakat, 19(1), 33–42. https://doi.org/10.26553/jikm.2024.

Firdausi, R., & Ulfa, N. (2022). Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Emosional Anak Di Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama Bululawang. MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah, 3(2), 133–145.

Kementerian Kesehatan Republik ndonesia. (2019). Profil kesehatan ndonesia tahun 2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Lonto, J. S., Umboh, A., & Babakal, A. (2019). Hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku jajan anak usia sekolah (9-12 Tahun) di SD Gmim Sendangan Sonder. Jurnal Keperawatan, 7(1), 1–7.

Mulati, D., & Lestari, D. I. (2019). Hubungan Penggunaan Media Sosial dan pengaruh teman sebaya dengan perilaku seksual remaja. Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS), 3(1), 24–34.

Notoatmodjo. (2018). Metodelogi Penelitian Kesehatan. PT Rineka Cipta

Putri, R. D., & ndrawati, D. (2019). Faktor-faktor yang memengaruhi pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS: Studi literatur. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 10(2), 85–94. https://doi.org/10.22435/jkr.v10i2.1913.

Simorangkir, A., Sari, N. P., & Hidayat, M. (2021). Pendidikan kesehatan sebagai upaya peningkatan pengetahuan remaja tentang pencegahan HIV/AIDS. Jurnal Promosi Kesehatan ndonesia, 16(1), 12–20. https://doi.org/10.14710/jpki.16.1.12-20.

Viona, S. T., Wahyuni, S., Sulistyaningsih, D. R., & Wahyuningsih, I. S. (2025). Hubungan Keterpaparan Sumber Informasi Dengan Pengetahuan Remaja Tentang Hiv/Aids Pada Siswa SMA Negeri 01 Karanganyar Demak. An-Najat, 3(2), 22–35.

World Health Organization. (2016). Global health sector strategy on sexually transmitted nfections 2016–2021. WHO Press. https://www.who.int/reproductivehealth/publications/rtis/ghss-stis/en/

Widyarini, M. M. N. (2009). Relasi Orang Tua dan Anak. Elex Media Komputindo

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Natalia, L., Nuryawati, L. S., & Nurjanah, F. S. (2026). HUBUNGAN SUMBER INFORMASI, JENIS KELAMIN DAN POLA ASUH TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PENYAKIT HIV/AIDS. Jurnal Kesehatan, 17(01), 240–246. https://doi.org/10.38165/jk.v17i01.483

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)