PENGARUH DIETARY APPROACHES TO STOP HYPERTENSION (DASH) THERAPY TERHADAP STATUS GIZI LANSIA DENGAN HIPERTENSI

Authors

  • Awaludin Jahid Abdillah Akademi Keperawatan YPIB Majalengka
  • Sukmaningsih Sukmaningsih Akademi Keperawatan YPIB Majalengka

DOI:

https://doi.org/10.38165/jk.v13i1.238

Abstract

Dietary Approaches to Stop Hypertension Diet (DASH Diet) merupakan cara diet sehat yang ditujukan untuk membantu terapi atau mencegah hipertensi (tekanan darah tinggi). Dengan DASH diet, maka anda akan mengurangi asupan sodium (garam) dalam makanan serta memperbanyak variasi makanan yang mengandung zat-zat gizi yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah, seperti potassium, kalsium dan magnesium. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan pendekatan model one group time series, yaitu tidak menggunakan kelompok pembanding. Dalam penelitian kuasi eksperimen, subyek penelitian tidak diambil secara acak dan dapat dilakukan dengan mengukur suatu variabel pada satu kelompok penelitian dalam waktu yang berbeda untuk membuktikan hubungan sebab akibat. Sampel yang diperlukan dalam penelitian ini dihitung menggunakan rumus Slovin dan didapatkan hasil 59 reponden. Hasil penelitian didapatkan status gizi lansia dengan hipertensi sebelum (pre) Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) therapy rata rata (mean) pada status gizi pada lansia dengan hipertensi adalah 19.7. Status gizi lansia dengan hipertensi sesaudah (post) Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) therapy didapatkan mean 21.45. Ada Pengaruh Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) therapy terhadap status gizi lanjut usia (lansia) dengan Hipertensi dengan p value 0,029 atau lebih kecil dari 0,5 sehingga Ho ditolak. Penelitian ini diharapakan menjadi informasi dan validasi mapun evidence base terkait adanya Pengaruh Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) therapy terhadap status gizi lanjut usia (lansia) dengan Hipertensi.

Kata Kunci: DASH; Status gizi; lansia; Hipertensi

 

Abstract

Dietary Approaches to Stop Hypertension Diet (DASH Diet) is a healthy diet that is intended to help treat or prevent hypertension (high blood pressure) (5). With the DASH diet, you will reduce the intake of sodium (salt) in food and increase the variety of foods that contain nutrients that are beneficial for lowering blood pressure, such as potassium, calcium and magnesium. This study uses a quasi-experimental method with a one group time series model approach, which does not use a comparison group. In quasi-experimental research, research subjects are not taken randomly and can be done by measuring a variable in one research group at different times to prove a causal relationship. The sample required in this study was calculated using the Slovin formula in getting the results of 59 respondents. The results showed that the nutritional status of the elderly with hypertension before (pre) Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) therapy, the average (mean) of the nutritional status of the elderly with hypertension was 19.7. The nutritional status of the elderly with hypertension after (post) Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) therapy was obtained a mean of 21.45. There is an effect of Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) therapy on the nutritional status of the elderly (elderly) with hypertension with a p value of 0.029 or less than 0.5 so that Ho is rejected. This study is expected to provide information and validation as well as an evidence base regarding the effect of Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) therapy on the nutritional status of the elderly (elderly) with hypertension.

Keywords: DASH; Nutritional Status; Elderly; Hypertension

Author Biography

Awaludin Jahid Abdillah, Akademi Keperawatan YPIB Majalengka

Direktur

References

Hurlock, E.B.. Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Edisi kelima. Jakarta: Erlangga;1999

Kemenkes RI (2012) Panduan peringatan hari kesehatan sedunia, 7 April 2012, menuju tua: sehat, mandiri dan produktif. “Kesehatan yang baik memperpanjang usia dan kehidupanâ€. Pusat Intelejensia Kesehatan Pusat Promosi Kesehatan. Jakarta

Departemen Kesehatan. (2008). Jumlah penduduk lanjut usia meningkat. Diakses pada tanggal 17 Juni 2012 dari http://www.depkes.go.id

Kaplan HI., Sadock BJ. (1998). Ilmu keperawatan jiwa darurat. Widya Medika. Jakarta

U.S. Department of Health and Human Services (2003). JNC 7 Express: The seventh report of the joint national committee on prevention, detection, evaluation, andtreatment of high blood pressure. national institutes of health national heart, lung, and blood InstituteU.S. Department of Health and Human Services National

Nugroho, Wahyudi. (2008). Keperawatan gerontik & geriatrik. Edisi ke 3. Jakarta: EGC

Maryam, R. Siti. (2008). Mengenal usia lanjut dan perawatannya. Jakarta: Salemba Medika

Stockslager, Jaime. (2008). Asuhan keperawatan gerontik, Edisi 2, Jakarta: EGC

SugihartoAris, (2007). Faktor-faktor risiko hipertensi grade II pada masyarakat. Universitas Diponegoro Semarang. Disertasi

Darmojo, R.B., Martono, H.H. (2004). Buku ajar geriartri. Jakarta: Balai Penerbit. FKUI

Elsanti Salma (2009). Panduan hidup sehat bebas kolesterol, stroke, hipertesi dan serangan jantung. Yogyakarta: Araska

Anggraini, D.A., Waren, A., Situmorang, E., Asputra, H., & Siahaan, S.S. (2009). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada paisenyang berobat di poliklinik dewasa puskesmas bangkinang periode januari sampai juni 2008. Riau: Universitas Riau

Marliani L, dkk. (2007). 100 Question & answers hipertensi. Jakarta: PT Elex Media Komputindo, Gramedia

Hanns Peter, W. (2008). Hipertensi, PT Bhuana Ilmu Populer. Jakarta.Gramedia

Rohendi, (2008). Hipertensi. http://rohaendi.blogspot.com/2008/06/hipertensi.html diakses 07.06.2012

Rahyani. (2007). Faktor yang mempengaruhi kejadian hipertensi pada pasien yang berobat dipoliklinik dewasa puskesmas bangking periode januari-juni2007.http://yayanakhyar.files.wordpress.com/2009/02/files-of-drsmedfaktor-yang-berhubungan-dengan-kejadian-hipertensi.pdf

Kowalski, Robert. (2010). Terapi hipertensi. Terjemahan: Rani S. Bandung: Qanita

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Depkes RI. (2006). Pharmaceutical care untuk penyakit hipertensi. direktorat bina farmasi komunitas dan klinik ditjen bina kefarmasian dan alat kesehatan departemen kesehatan. Jakarta

Fitzpatrick J Joyce, Wallace Meredith (2006) Encyclopedia of nursing research, Second Edition. Springer Publishing Company, Inc

Nursalam. (2008). Konsep dan penerapan metodologi penelitian keperawatan. Edisi 2. Jakarta. Salemba Medika

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Downloads

Published

2022-06-27

How to Cite

Abdillah, A. J., & Sukmaningsih, S. (2022). PENGARUH DIETARY APPROACHES TO STOP HYPERTENSION (DASH) THERAPY TERHADAP STATUS GIZI LANSIA DENGAN HIPERTENSI. Jurnal Kesehatan, 13(1), 7–14. https://doi.org/10.38165/jk.v13i1.238

Issue

Section

Articles