HUBUNGAN PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN TINGKAT KEPADATAN LALAT DI TEMPAT PENAMPUNGAN SEMENTARA (TPS)

Authors

  • Iin Kristanti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon
  • Lilis Banowati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon
  • Cucu Herawati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon
  • Thohir Thohir Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon
  • Ira Faridasari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.38165/jk.v12i1.230

Abstract

Sampah yang mengalami penimbunan dapat dimanfaatkan oleh lalat sebagai sarang dalam proses perkembangbiakan penyakit. Kepadatan lalat di TPS Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon masih tinggi sehingga memerlukan pengelolaan sampah yang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengelolaan sampah dengan tingkat kepadatan lalat.

Jenis penelitian yaitu kuantitaif dengan desain penelitian cross sectional. Metode pengumpulan data dengan wawancara dan instrumen penelitian menggunakan Fly grill dan dibantu dengan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini yaitu 25 orang pengelola sampah dengan sampel penelitian total sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square.

Hasil penelitian ada hubungan antara pemilahan sampah p=0,006, ada hubungan pengumpulan sampah p=0,013, dan ada hubungan antara pengangkutan sampah p=0,033 dengan tingkat kepadatan lalat di TPS Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon. Sebaiknya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memberi pelatihan kepada petugas TPS agar dapat menjalankan program dalam bidang pengelolaan sampah di TPS dengan baik dan memberi himbauan serta wawasan kepada masyarakat sekitar TPS tentang pengelolaan sampah yang baik.

Kata kunci: Pengelolaan sampah, kepadatan lalat, tempat penampungan sementara

 

 

Abstract

Hoarded garbage can be used by flies as a nest in the process of disease breeding. The density of flies in the TPS Sumber District Cirebon Regency is still high, so it requires good waste management. The purpose of this study is to determinant the relationship between waste management and fly density.

This type of research is quantitative with cross sectional research design. Methods of data collection by interview and research instruments using a fly grill and assisted by a questionnaire. The population in this study were 25 waste managers with a total sampling sample. Data analysis used the chi-square test.

The results of the study there was a relationship between waste sorting p = 0.006, there was a relationship between waste collection p = 0.013, and there was a relationship between waste transportation p = 0.033 and the density level of flies in the TPS Sumber District Cirebon Regency It is better if the Environmental Agency (DLH) provides training for TPS officers so that they can run programs in the field of waste management at TPS properly and provide advice and insight to the community around the TPS about good waste management.

Keywords: waste Management, Fly Density, Temporary shelter

Author Biographies

Iin Kristanti, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon

Kesehatan Masyarakat

Lilis Banowati, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon

Kesehatan Masyarakat

Cucu Herawati, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon

Kesehatan Masyarakat

Thohir Thohir, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon

Kesehatan Masyarakat

Ira Faridasari, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon

Kesehatan Masyarakat

References

No.50, P. R. (2017). Standar baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan kesehatan untuk vektor dan binatang pembawa penyakit serta pengendaliannya. Jakarta: Permenkes RI.

Wijayanti, T. (2008). Serba Serbi Vektor. Banjarnegara: Loka Litbang P2BP.

Sayono. (2004). Pengaruh posisi dan warna Impregnated Cord terhadap jumlah lalat yang terperangkap. Universitas Muhamadiyah: Kesehatan Masyarakat.

Masyhuda, d. (2017). Survei kepadatan lalat Di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah jatibarang (Vol. 5). Jatibarang Indramayu: Jurnal Kesehatan Masyarakat UNDIP.

Wijayanti. (2009). Hubungan Kepadatan lalat dengan kejadian diare pada balita yang bermukim di sekitar TPA bantar gebang. Jakarta: Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

JS, S. (2011). Kesehatan Lingkungan . Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

SNI. (1994). Pengelolaan sampah di pemukiman. Jakarta: SNI 03-3242.

RI, D. (1987). Pedoman bidang studi pembuangan sampah . Jakarta: Depkes.

RI, P. (2013). Penyelenggaraan prasarana dan sarana persampahan dalam penanganan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga. Jakarta: Menkes RI.

Herawati, D. C. (2019). Peran promosi kesehatan terhadap perbaikan pengetahuan, sikap, dan perilaku membuang sampah pada siswa sekolah menengah atas. (D. H. Yani, Penyunt.) Dimasejati, 1.

Janah, D. N. (2006). Perbedaan kepadatan lalat pada berbagai warna fly grill di tps pasar bendul merisi, surabaya. FKM Universitas Airlangga .

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka cipta.

Hastono. (2006). Statistik Kesehatan. Jakarta: Raja Grafindo.

Merylanca, M. (2012). Hubungan tingkat kepadatan lalat (Musca Domestica) dengan kejadian diare pada anak balita dipemukiman sekitar TPA sampah namo bintang kecamatan pancur batu kabupaten deli serdang (Vol. 2). Sumatera Utara: Kesehatan Masyarakat USU.

Ezra Nur, Dkk, (2017). Hubungan kondisi rumah dan kepadatan lalat di TPA sampah (Vol. 11). Jakarta: Fakultas kesehatan Universitas Indonesia.

Downloads

Published

2021-06-22

How to Cite

Kristanti, I., Banowati, L., Herawati, C., Thohir, T., & Faridasari, I. (2021). HUBUNGAN PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN TINGKAT KEPADATAN LALAT DI TEMPAT PENAMPUNGAN SEMENTARA (TPS). Jurnal Kesehatan, 12(1), 9–16. https://doi.org/10.38165/jk.v12i1.230

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>