PENDEKATAN KONSELING DENGAN CBT (COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY) DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI PENDERITA KUSTA MENJALANI PENGOBATAN

Authors

  • Haris Jamaludin Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon
  • Uus Husni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon
  • Ira Farida Sari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.38165/jk.v5i2.169

Abstract

Penyakit kusta di Indonesia semakin hari semakin bertambah. Desa Blandongan wilayah kerja Puskesmas Bandungsari Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes merupakan Desa dengan penyebaran kusta terbanyak di Provinsi Jawa Tengah. Pesatnya penyebaran penderita kusta ini penyebabnya adalah kurang keinginan penderita kusta akan pentingnya pengobatan kusta, menjalani pengobatan kusta yang teratur dan konseling dengan tenaga Kesehatan atau Puskesmas mengenai penyakit kusta sehingga proses eliminasi kusta belum tercapai.Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pendekatan konseling dengan CBT dalam meningkatkan motivasi penderita kusta menjalani pengobatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi (deskriptif), dimana jumlah subjek tiga orang yang ditentukan dengan purposive  sampling, dan data dikumpulkan dengan wawancara dan observasi langsung pada responden selama 3 minggu. Hasil penelitian didapatkan bahwa penderita kusta yang telah melakukan konseling dengan CBT (Cognitive Behavior Therapy) merasakan lebih termotivasi untuk menjalani pengobatan secara teratur dan dapat sembuh, dimana  sebelumnya penderita kusta tidak teratur minum obat dan kurangnya pengetahuan maupun pemahaman penyakit kusta.

Kata Kunci          : Kusta, Kualitatif, motivasi berobat

 

ABSTRACT

Leprosy in Indonesia is increasingly improved. Countryside Health Center jobs Blandongan region Bandungsrai Sub Banjarharjo Brebes Regency Village with the spread of infection is highest in Central Java Province. The rapid spread of leprosy sufferers this cause is less desire leprosy patients on the importance of treatment of leprosy, a disease undergoing regular treatment and counseling of energy or Health Centers of leprosy until a process of elimination of leprosy has not been achieved. The goal in this study to determine how to approach counseling with CBT in Enhancing motivation leprosy patients undergoing treatment. This study used a qualitative method with a phenomenological approach (descriptive), where the number of subjects is determined by three people who purposive sampling, and data were collected by interview and direct observation on the respondent for 3 weeks. The results showed that patients with leprosy who had done counseling with CBT (Cognitive Behavior Therapy) feel more motivated to undergo treatment on a regular basis and can be cured, where leprosy patients not previously taking the medication regularly and lack of knowledge and understanding of leprosy.

Keywords : Leprosy, Qualitative, motivation for treatment

Author Biographies

Haris Jamaludin, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon

Alumni PSIK

Uus Husni, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon

Staf Pengajar S1 Keperawatan

Ira Farida Sari, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon

Staf Pengajar S1 Keperawatan

References

Stevy Dian Fitriani, Viabilitas Mycobacterium Leprae Pada Penderita Kusta Multibasiler yang Diobati Multi Drug Therapy (WHO) Dibandingkan Kombinasi Rifampisin, Ofloksasin dan Klaritromisin, Tesis: Universitas Hasanuddin Makassar;2011

Anonim. Profil Puskesmas Bandungsari Tahun 2013.Bandung;2013

Sofiarini, W. Pengetahuan, Sikap, dan Peran Keluarga dalam Upaya Penyembuhan Penderita Penyakit Kusta di Wilayah Kerja Puskesmas Kramatsari Kota Pekalongan. Sripsi. FKM Undip:Semarang;2004

Anonim. Modul Pelatihan Program kusta Untuk Unit Pelayanan Kesehatan (UPK), Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah;2012.

Westbrook, D., Kennerley, H, & Kirk, J. An Introduction to Cognitive Behavior Therapy: Skills and Applications, Los Angeles: SAGE Publications;2007

Bedell, J. & Lennox, S. S. Handbook for Communication and Problem-Solving Skilla Training: A Cognitive-Behavior Approach. New York: John Wiley & Sons, Inc;2004

Alford, B. A., & Beck, A. T. The Integrative Power of Cognitive Therapy. New York: Guilford Press;1997

Matson, Jhonny L & Thomas H. Ollendick. Enhancing Children’s Social Skill: Assessment and Training. New York:Pergamon Press;1998

Putra B. Hubungani Antara Dukungan Sosial dengan Motivasi Untuk Sembuh pada Pengguna Napza di Rehabilitasi Madani Mental Health Care. Fakultas Psikologi.Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah;2011

Kosasih, A. Faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan & sikap kepala keluarga dan tokoh masyarakat tentang kusta di Kabupaten Kuningan, Propinsi Jawa Barat, tahun 1996. [Diakses tanggal 29 Desember 2013]. Diunduh dari http://www.digilib.ui.ac.id/opac/themes/libri/2detail.jsp?id=79721&lokasi=lokal.

Downloads

Published

2014-12-29

How to Cite

Jamaludin, H., Husni, U., & Sari, I. F. (2014). PENDEKATAN KONSELING DENGAN CBT (COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY) DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI PENDERITA KUSTA MENJALANI PENGOBATAN. Jurnal Kesehatan, 5(2), 528–535. https://doi.org/10.38165/jk.v5i2.169

Issue

Section

Articles