HUBUNGAN FAKTOR PEKERJAAN TERHADAP KEJADIAN KATARAK NUKLEARIS

Authors

  • Uun Kurniasih Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon
  • Lien Herlina Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon
  • Siti Ni'mawati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.38165/jk.v5i1.167

Abstract

Pekerjaan  dengan paparan sinar matahari merupakan faktor risiko terjadinya katarak. Paparan sinar matahari yang lama cenderung menderita katarak khususnya nuklearis.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan hubungan faktor pekerjaan terhadap kejadian katarak nuklearis.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional study.Jumlah sampel sebanyak 52 orang penentuan sampelnya dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data akan dilakukan oleh peneliti, dengan cara observasi dan wawancara dan dianalisa secara statistika menggunakan uji Chi Square (X2). Dari hasil uji statistika didapatkan bahwa dari hasil tabulasi silang ada kecenderungan faktor pekerjaan karena paparan sinar matahari dengan katarak nuklearis, sedangkan berdasarkan uji Chi Square tidak ada hubungan antara faktor pekerjaan karena paparan sinar matahari dengan katarak nuklearis dengan nilai    p = 0,795 (p > 0,1).

Kata Kunci          : Faktor pekerjaan  katarak nuklearis

 

ABSTRACT

Work with exposure to sunlight is a risk factor for cataracts. Long exposure to the sun tend to suffer from cataracts, especially nuklearis.The purpose of this study is to prove the correlation between the incidence of cataracts nuklearis work.This research is a descriptive study with cross -sectional correlation study. Total sample of 52 people who were taken through the large sample formula in which the determination of the sample by using purposive sampling. The data obtained by observation and interviews, and analyzed statistically using Chi Square ( X2 ).while based on Chi Square test was no association between occupational factors as sun exposure with cataract nuklearis with p = 0.795 ( p > 0.1 ).

Keywords             : Occupational factors, cataract nuklearis

Author Biographies

Uun Kurniasih, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon

Staf Pengajaran S1 Keperawatan

Lien Herlina, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon

Staf Pengajar D3 Keperawatan

Siti Ni'mawati, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon

Alumni D3 Keperawatan

References

Kementerian Kesehatan RI. Pedoman Pelayanan Kesehatan Indera Penglihatan Di Puskesmas:Jakarta;2010.

Prof. dr H. Azwar Agoes, DAFK, SpFK (K). DR. Dr. H. Achdiat Agoes, SpS(K). DR. H. Arizal Agoes, SpB, SpU. Penyakit Di Usia Tua.Jakarta:Penerbit Buku Kedokteran EGC;2010.

Departemen Kesehatan RI. Rencana Strategis Nasional Penanggulangan Gangguan Penglihatan dan Kebutaan (PGPK) untuk Mencapai Vision 2020:Jakarta. Depkes RI;2003.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Departemen Kesehatan RI. Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar 2007:Jakarta.Depkes RI ;2008.

Rumah Sakit Mata Cicendo, Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Hellen Keller Internasional Indonesia:Survei Kebutaan dan Kesehatan Mata di Jawa Barat tahun 2005. Bandung;2006.

Sinha R et al. Etiopathogenesis of Cataract : Journal Review. Indian Journal of Ophtalmology Vol. 57 No.3: May-June 2009.p 248-249

Dinas Kesehatan Kota Cirebon:Profil Kesehatan Kota Cirebon;2012

Badan Pusat Statistik Kota Cirebon. Kota CirebonDalam Angka, Cirebon in figures. 2012. [diakses tanggal 10 Oktober 2013]

Downloads

Published

2014-06-28

How to Cite

Kurniasih, U., Herlina, L., & Ni'mawati, S. (2014). HUBUNGAN FAKTOR PEKERJAAN TERHADAP KEJADIAN KATARAK NUKLEARIS. Jurnal Kesehatan, 5(1), 516–521. https://doi.org/10.38165/jk.v5i1.167

Issue

Section

Articles