HUBUNGAN ANTARA LIMA DIMENSI MUTU PELAYANAN RAWAT JALAN DENGAN KEPUASAN PASIEN

Authors

  • Mokh. Firman Ismana Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.38165/jk.v6i2.151

Abstract

Kepuasan pasien merupakan merupakan tingkat kepuasan dari persepsi pasien terhadap layanan kesehatan dan merupakan salah satu indikator kinerja. Apabila pasien menunjukan hal – hal yang bagus mengenai layanan kesehatan dan pasien mengindikasikan dengan perilaku yang positif maka akan dapat mengambil kesimpulan bahwa pasien merasa puas terhadap layanan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lima dimensi mutu pelayanan rawat jalan dengan kepuasan pasien di RSUD Arjawinangun Kabupaten Cirebon Tahun 2015. Jenis penelitian deskriptik analitik dengan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah seluruh pasien yang berobat ke rawat jalan RSUD Arjawinangun pada bulan Januari tahun 2015 sebanyak 9.707 pasien. Jumlah sampel sebanyak 385 pasien yang diambil secara Accidental Sampling. Data dianalisa secara statistic menggunakan uji Chi Square pada tingkat kemaknaan 5% (0,05). Variabel yang diteliti yaitu variabel dependen: kepuasan pasien, variabel independen: Bukti Fisik (Tangibles), Kehandalan (Reliability), Ketanggapan (Responsiveness), Jaminan (Assurance), Dan Empati (Empathy). Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan yang bermakna antara Bukti Fisik (Tangibles) dengan kepuasan pasein (p = 0,034), ada hubungan yang bermakna antara Kehandalan (Reliability) dengan kepuasan pasein (p= 0,000), ada hubungan yang bermakna antara Ketanggapan (Responsiveness) dengan kepuasan pasein ( p= 0,000), ada hubungan yang bermakna antara Jaminan (Assurance) dengan kepuasan pasein (p= 0,000), ada hubungan yang bermakna antara Empati (Empathy) dengan kepuasan pasein (p= 0,000).

Kata Kunci: Kepuasan Pasien, Lima dimensi mutu

 

ABSTRACT

Patient’s satisfaction is the satisfaction level of the patient’s perception of the health services and is one of the performance indicators. If the patients shows the good things about the health care service and the patients indicated by the positive behavior will be able to infer that patients are satisfied with the health care service. This research aimed to determine the relationship between the five dimensions of quality of outpatient care with patient’s satisfaction in RSUD Arjawinangun Kabupaten Cirebon 2015. The type of this research is descriptive analytic with Cross Sectional Design. Population in this research is the total number of outpatients treated at RSUD Arjawinangun Kabupaten Cirebon through Januari 2015 as many as 9707 patients. The total sample of 385 patients were taken by accidental sampling. Data were analyzed statiscally using Chi-squared test at 5% (0.05) significance level. The dependent variable analyzed in this research is patient’s satisfaction and the Independent variable in this research are Tangibles, Realiability, Responsiveness, Assurance, and Empathy. Judge from the analysis above, we conclude that the result of this research showed the relationship between Tangibles with patient’s satisfaction (p = 0.034). There is relationship between Reliability with patient’s satisfaction (p = 0.00). There is relationship between Responsiveness with patient’s satisfaction (p = 0.00). The relationship between Assurance with patient’s satisfaction is also influence with p = 0.00, and the last of variable, there is relationship between empathy with patient’s satisfaction (p=0.00). The result of this research can be followed up by efforts to improve the Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, and Empathy by providing technical training to every officer to increase the ability to carry out the services.

Key Word : Patient’s Satisfaction, Five dimensions of  quality

Author Biography

Mokh. Firman Ismana, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon

Staf Pengajar S1 Keperawatan

References

Anonim.Peraturan Mentri Kesehatan republik Indonesia nomor 340/Menkes/Per/ III/2010. [di akses tanggal 10 Maret 2015]. Diunduh dari:http//www.bppsdmk.depkes.go.id

Azwar, A. Menjaga mutu pelayanan kesehatan aplikasi prinsip lingkaran pemecahan masalah, pustaka sinar harapan: Jakarta; 1996

Kotler,Philip & Kevin Lane Keller. Manajemen pemasaran, cetakan pertama, edisi bahasa Indonesia, Jakarta: PT Indeks; 2007

Lupiyoadi,Hamdani. Manajemen Pemasaran Jasa, Edisi Kedua. Jakarta: Penerbit Salemba Empat; 2006

Keputusan Bupati Cirebon no. 445/ kep. 25-keu/2010 Tentang penetapan Rumah sakit Umum Daerah Arjawinangun sebagai satuan kerja yang menerapkan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK BLUD): Cirebon; 2010

Freddy Rangkuti. Measuring customer satisfaction. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta; 2006

Kasubag Humas RSUD Arjawinangun. Pesan pasien melalui kotak saran; RSUD Arjawinangun; 2014

Notoatmodjo, Soekidjo. Metodelogi penelitian kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta; 2010.

Faizal Maulidhany Rarin. Analisis kepuasan pelanggan terhadap pelayanan pasien rawat jalan Di Rumah Sakit Islam Hidayatullah. Yogyakarta; 2006

Tjiptono, Fandy. Pemasaran strategik, Penerbit Andi, Yogyakarta; 2008

Laila Khairani. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien rawat jalan di RSUD Pasaman Barat. [Thesis].Padang: UNAND; 2011

Downloads

Published

2015-12-20

How to Cite

Ismana, M. F. (2015). HUBUNGAN ANTARA LIMA DIMENSI MUTU PELAYANAN RAWAT JALAN DENGAN KEPUASAN PASIEN. Jurnal Kesehatan, 6(2), 708–715. https://doi.org/10.38165/jk.v6i2.151

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)