PENGARUH PEMBERIAN JUS MENTIMUN TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH LANSIA HIPERTENSI

Authors

  • Sri Lestari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon
  • Dini Siti Nuraeni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.38165/jk.v6i1.144

Abstract

Pemberian jus mentimun adalah salah satu pengobatan herbal yang memiliki beberapa kelebihan,  antara  lain efek  samping  yang  relatif  rendah,  dalam  suatu  ramuan dengan komponen berbeda serta memiliki lebih dari satu efek farmakologi saling mendukung serta sesuai  untuk  penyakit-penyakit metabolik dan degeneratfi seperti hipertensi. Jenis penelitian ini adalah Quasy Exsperimen,rancangan ini berupaya mengungkapkan hubungan sebab akibat dengan cara melibatkan kelompok kontrol di samping kelompok intervensi. Sampel yang di tentukan 30 responden yang di bagi menjadi 2 kelompok intervensi dan kelompok dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Metode Pengumpulan Data dengan Pemeriksaan dan instrumen menggunakan spigmomanometer. Hasil penelitian dari 30 responden menunjukan responden yang di berikan jus mentimun yang di lakukan selama 30 hari dengan takaran 100 cc mengalami penurunan sebesar 34,00 mmHg pada sistol dan 4,67 mm/Hg pada tekanan diastol. Sedangkan pada kelompok kontrol menunjukan adanya peningkatan tekanan sistol sebesar 2,67 mmHg dan tekanan diastolnya menunjukan tidak ada perubahan. Uji statistik dengan t.test di dapatkan p value 0,850 lebih dari alpha 0,005 sehingga dapat di simpulkan gagal penolakan terhadap hipotesis.

Kata kunci  : Hipertensi, Lansia, Mentimun.

             

ABSTRACT

Giving cucumber juice is one of the herbal remedies that have several advantages, such as relatively low side effects, in an herb with different components as well as having more than one pharmacological effects of mutual support and appropriate for metabolic diseases such as hypertension and degeneratif. The purpose of this study was to determine the effect before and after the administration of cucumber juice in elderly hypertensive.

 This research is Quasy Exsperimen, this design seeks to reveal the causal relationship by engaging with the control group in addition to the intervention group. Samples were determined in 30 respondents were divided into 2 groups of intervention and control groups in the analysis then uses wilxocon test.  Data collection methods and instruments used by the Examination spigmomanometer.  The results of the 30 respondents to the univariate test results show that the respondent is given juice cucumbers are done every day for 30 days to provide as much as 100 cc cucumber juice decreased by 34.1 mmHg in systolic and 4.67 mmHg diastolic pressure. While the group is not given the intervention showed an increase in systolic pressure of 2.67 mmHg and pressure diastolnya showed no change. Statistical test with p value T.test in get .850 over 0,005 alpha can be concluded that the rejection of the hypothesis fails.
Keywords   : Hypertension, Elderly, Cucumber.

Author Biographies

Sri Lestari, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon

Staf Pengajar S1 Keperawatan

Dini Siti Nuraeni, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon

S1 Keperawatan

References

Arisman. Gizi dalam Daur Kehidupan.EGC:Jakarta;2004

Nasotion, Andi hakim dan Karyadi, Darwin.Gizi untuk Kebutuhan Fisiologis Khusus, Jakarta: PT.Gramedia;1988

Muchtadi, D. Sayuran sebagai sumber serat pangan untuk mencegah timbulnya penyakit degeneratif. Jakarta:PT Gramedia;2001

Dewi. S & Familia. D .Hidup bahagia dengan hipertensi. Jogjakarta:A.Plus;2010

Anonim. Hipertensi.[diakses tanggal 23 Februari 2012]. Diunduh dari; www.depkes.go.id

Yati Mulyati. Sri. Hubungan Pengetahuan Dengan Kepatuhan Program Pengobatan Pada penderita Hipertensi Di Puskesmas Kesambi Kota Cirebon tahun 2011. Skripsi : Program Studi Ilmu Keperawatan STIKes Cirebon : 2011

Amran Y dkk, Pengaruh Tambahan Asupan Kalium Dari Diet Terhadap Penurunan Hipertensi Sistolik dan Diatolik Tingkat Sedang Pada Lanjut Usia. Artikel Penelitian: Universitas Islam Negeri Syarif Hasanuddin Jakarta;2010

Katno & S.Pramono. Tingkat Manfaat dan Keamanan Tanaman Obat dan Obat Tradisional. Jogjakarta:Balai Penelitian Tanaman Obat Tawangmangu. Fakultas Farmasi, UGM: 2005

Zauhani Kusnul, Zainal Munir. Efek pemberian jus mentimun terhadap penurunan tekanan darah di UPT PSLU (Unit Pelayanan Terpadu, Pelayanan sosial lanjut Usia) Jombang.[diakses tanggal 23 Februari 2012]. Diunduh dari : www.journal.unipdu.ac.id

Soekirman et al. Hidup Sehat Gizi Seimbang dalam Siklus Kehidupan Manusia. Jakarta: PT. Gramedia; 2006

Notoatmodjo, Soekidjo . Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta : 2005

Canadian hypertension education program. 2009 CHEP recomendations for the management of hipertension. Canadian hypertension education program; [diakses tanggal 20 Februari 2012] diunduh dari: http:// www.hypertension.ca

Kuswardhani, Tuty. Penatalaksanaan Hipertensi Pada Lanjut Usia.[diakses tanggal 22 Februari 2012]. Diunduh dari: www.akademil.unsri.ac.id/download/journal

Arief Prahasta Soedarya, M.P. Argibisnis mentimun, Bandung:CVPustaka grafika;2009

Solanki.P. Nilai Gizi Mentimun, Jakarta:Rineka Cipta;2011

Downloads

Published

2015-06-18

How to Cite

Lestari, S., & Nuraeni, D. S. (2015). PENGARUH PEMBERIAN JUS MENTIMUN TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH LANSIA HIPERTENSI. Jurnal Kesehatan, 6(1), 654–659. https://doi.org/10.38165/jk.v6i1.144

Issue

Section

Articles